Kesehatan, Usia Panjang dan Cara Mencapainya Berdasarkan Ajaran Buddha
Kesehatan adalah berkah yang tak
ternilai harganya namun banyak manusia yang bodoh yang tak pernah menghargai
dan mensyukuri berkah kesehatan. Jika manusia memiliki kesehatan maka manusia
akan dapat melakukan kegiatan apapun yang diinginkan, dapat mengejar
cita-citanya dan yang terhebat adalah mampu menikmati hal-hal yang dicapainya.
Banyak diantara manusia yang rela mengorbankan kesehatan untuk hal yang lebih
murah dari kesehatan. Jika ada manusia yang memiliki kebijaksanaan pastilah
tidak akan menukar kesehatan yang dimiliki dengan hal-hal duniawi. Diantara
berkah-berkah duniawi, kesehatan adalah berkah yang tertinggi. Belum ada
manusia yang mau diberi penyakit kanker walaupun dibayar setinggi-tingginya.
Berbahagialah semua manusia yang
masih diberkahi kesehatan, bersyukurlah semua manusia yang masih diberkahi
kehidupan. Jika setiap saat manusia mau merenungkan tentang kesehatan yang
masih manusia miliki maka setiap saat manusia akan selalu merasa bersyukur,
jangan sampai ketika telah tiba waktunya untuk sakit baru manusia menyadari
bahwa kesehatan itu sangat bermanfaat. Jika ingin mengerti betapa mahalnya
sebuah kesehatan bangunlah pagi hari kemudian rasakan betapa nikmatnya menarik
nafas dan tiada rasa sakit dibadan, jangan sampai ketika penyakit telah datang
kemudian manusia baru menyadari bahwa kesehatan itu mahal.
Usia panjang adalah hal yang
diinginkan oleh setiap manusia yang hidup. Semua manusia akan merasa gemetar
apabila dihadapkan dengan hal yang bisa merenggut nyawanya. Hal ini menunjukkan
bahwa pada hakikatnya setiap manusia takut akan kematian dan mengharapkan hidup
terus menerus. Kehidupan sangatlah berharga, karena dengan kehidupan inilah
manusia dapat melakukan kebajikan-kebajikan dan karya-karya yang bermanfaat
bagi manusia lain. Manusia mengharapkan untuk hidup lebih lama, hal yang
terbaik adalah mengerti bahwa hidup itu sangat berharga sehingga manusia
hendaknya memanfaatkan setiap saat dari hidup manusia. Buddha mengajarkan bahwa
bermaknanya suatu kehidupan tidak tergantung pada panjang pendeknya usia,
tetapi hidup akan bermakna apabila diisi dengan perbuatan yang bajik dan mulia.
Setiap
manusia mengingnginkan untuk menjadi sehat dan berumur panjang, tetapi sehat
yang sebenarnya adalah sehat batinnya dan sehat badannya. Sehat batinnya
berarti senantiasa memiliki kedamaian dan selalu memikirkan tentang
kebajikan-kebajikan. Sehat badannya berarti terbebas dari penyakit-penyakit
yang kronis dan berat. Usia panjang yang sebenarnya adalah senantiasa dalam
kesadaran dan dapat memanfaatkan setiap saat kehidupannya untuk melakukan
kegiatan yang bajik dan bermanfaat.
Cara Mencapai Kesehatan dan Usia Panjang dibahas dalam pos berikutnya.......
semoga bermanfaat. Terimakasih
Komentar